www.klublinux.com
Belajar Linux, Install Linux, Setting Linux, Driver Linux, Komunitas Linux, Migrasi Linux, Tutorial Ubuntu
Sea Wind Nature Wind Night Wind

Theme Option

  • Home Page Home
  • Forum Linux
  • About
Subscibe to RSS Feed

Archive for May, 2009

Tips Menginstall Paket Tanpa Repository

System Tools No Comments »

Mungkin bagi kita hal yang paling sulit dalam belajar linux adalah karena linux mengenal depedensi antar paket atau ketergantungan, jadi jika kita ingin menginstall paket tertentu harus ada paket lain yang terinstall, dan hal ini harus ada yang mengatur yaitu paket manajemen, kalau di ubuntu paket manajemennya adalah apt.

Kesulitan utama dengan sistem ini adalah kita harus terhubung dengan Repository dari distro kita, artinya kita harus mempunyai hardisk yang besar untuk menampung paket repository tersebut atau kita harus terkoneksi dengan internet.

Untuk orang-orang barat, mungkin hal ini tidak menjadi masalah, karena koneksi internet mereka memiliki bandwidth yang besar, sedangkan di indinesia internet masih sangat mahal. (bikin partai internet saja teman-teman):D

Cara paling mudah adalah memiliki DVD repository yang bisa dikopi gratis dari distro yang kita pakai, rata-rata antara 3-6 DVD. Kelemahan sistem DVD ini adalah paket kita tidak akan terupdate jika terjadi update dari distro kita. :(

Di sini akan saya jelaskan bagaimana cara menginstall paket-paket tanpa terhubung dengan repository dan selalu terupdate :)

  1. Komputer anda harus diinstall linux dulu :D
  2. Menggunakan komputer teman untuk mengunduh paket yang diinginkan
    • Komputer teman tersebut jangan sampai terinstall paket apapun, biarkan komputer itu masih asli intallan dari distronya, untuk melakukan hal ini anda bisa memanfaatka OS Virtual (VirtualBox, VMWare)
    • Untuk distro Ubuntu (yang menggunakan paket manajemen apt) bersihkan dulu semua file berekstensi .deb yang ada di /var/cache/apt/archives yang ada di komputer yang masih perawan tadi
    • Ambil paket yang diinginkan tetepi jangan diinstall (ingat, menggunakan komputer yang masih perawan tadi) menggunakan perintah (jika menggunakan paket manajemen apt) sudo apt-get -d install [nama paket] Contoh : sudo apt-get -d install mplayer
    • Tunggu sampai proses download selesai, setelah semua file paket terdownload, tinggal di kopi saja dari /var/cache/apt/archives yang ada di komputer yang masih perawan tadi ke kemputer yang tidak tersambung dengan repository, kemudian tinggal install aja, sudo dpkg -i *.deb
  3. Semoga bermanfaat :D

May 31st, 2009 |

Tags: apt, paket manajemen, ubuntu install, ubuntu repository




Tips Membuat Linux Anda Error

System Tools No Comments »

Berikut ini hasil iseng-iseng yang saya lakukan di komputer Ubuntu 9.04. Dan hasilnya error abis. Kalau anda ingin penasaran seberapa error linux anda nantinya, silahkan praktekkan langkah-langkah berikut ini :

  1. Tutup semua aplikasi dan buka terminal dan masuk ke direktori /tmp
    $ cd /tmp
  2. Kemudian ketikkan perintah
    $ chmod -Rv -x *
  3. Kelihatannya memang bukan perintah yang berbahaya, hanya perintah yang meribah permission menjadi tidak executable, tapi perintah tersebut ternyata efeknya sangat luar biasa, kalu tidak percaya silahkan buka Synaptic Packege Manager dan lihat sendiri hasilnya.. :D

Jangan kawatir teman-teman, error ini akan berakir dengan perintah kebalikan dari perintah di atas $ chmod -Rv +x * atau dengan merestart ulang komputer anda. :D

Bagi yang mempunyai tips lain silahkan dibagi. Tips konyol juga gpp :D


May 31st, 2009 |

Tags: linux error, ubuntu error




Driver Printer Canon iP1300

System Tools 3 Comments »

Langkah-langkanh menginstall driver canon IP1300 di ubuntu

  1. Install Driver
    Download ip1300 printer driver
    sudo dpkg -i *.deb
  2. Added symbolic link
    sudo ln -s /usr/lib/libpng12.so.0 /usr/lib/libpng.so.3
    sudo ln -s /usr/lib/libxml2.so.2 /usr/lib/libxml.so.1
    sudo ln -s /usr/lib/libpng12.so.0 /usr/lib/libpng.so.2
    sudo ln -s /usr/lib/libtiff.so.4 /usr/lib/libtiff.so.3
  3. Buka System → Administration → Printing → New Printer, Untuk koneksi pilih Canon ip1300 USB #1 (klik Forward)
  4. Pilih Provide PPD file
  5. Arahkan ke lokasi canonip2200.ppd yang ada bersama driver yang anda downlaad tadi
  6. Pilih canonip2200.ppd → Open
  7. Beri nama ip1300→ Apply
  8. Restart Komputer
  9. Printer siap digunakan

Sumber : all-about-ubuntu.blogspot.com


May 30th, 2009 |

Tags: driver canon, driver printer, driver ubuntu




Perintah Mount ISO Image

System Tools No Comments »

Anda biasa membaca file ISO image selayaknya membaca CD di CD-Room atau istilahnya adalah melakukan mount ke file ISO tersebut. Mount file ISO di Linux dapat dilakukan hanya dengan perintah memalui terminal alias tidak membutuhkan program tambahan lg (Linux memang keren) :D

  1. Buka terminal dan login sebagai root
    $ sudo su
  2. Buat direktori yang nanti digunakan untuk hasil mounting
    # mkdir /mnt/ISO1
  3. Tuliskan perintah untuk mounting file ISO
    # mount -o loop disk1.iso /mnt/disk
  4. Untuk melihat hasilnya anda buka file manager dan lihat di directori /mnt/ISO1

Semoga bermanfaat


May 30th, 2009 |

Tags: iso, mount




Installasi Web Server di Linux Ubuntu

Server No Comments »

LAMP, adalah kependekan dari Linux + Apache + MySQL + PHP, merupakan sebuah paket perangkat lunak untuk menjalankan web site dynamic dan sebagai sebuah web server. LAMP ini terdiri dari beberapa komponen yang kesemuanya termasuk ke dalam keluarga open source. Yaitu Linux sebagai sistem operasinya, Apache sebagai web servernya, MySQL sebagai databasenya, dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya.

Dalam penerapannya, LAMP tidak dalam satu bendel, artinya tiap komponen itu terpisah. Jadi berdiri sendiri-sendiri. Baik linux, apache, mysql dan php-nya berdiri sendiri. Jadi keempatnya diinstall secara terpisah, setelah terinstall barulah dikonfigurasi supaya dapat berjalan beriringan. Walaupun ada yang sudah dalam satu bendel, jadi apache, mysql dan php (minus linux) sudah dalam satu paket, tinggal menginstall satu paket sudah terkonfigurasi semuanya.

Banyak distribusi linux sekarang sudah menyertakan paket LAMP, jadi dengan menginstall distro linux tersebut, semua paket sudah terinstall, tanpa perlu mengkonfigurasi lagi. Namun ada juga yang belum terinstall. Jadi terpaksa apache, mysql dan php-nya diinstall secara manual.

Di dalam pendistribusiannya, apache, mysql dan php terdiri dalam beberapa macam paket. Ada yang dalam versi sourcenya (tar.gz/tar.bz2), ada yang dalam versi rpm (untuk distribusi linux keluarga red hat), tgz (untuk distro keluarga slackware), deb (untuk distro keluarga debian), dll. Kali ini akan dibahas cara menginstall baik apache, mysql, dan php ke dalam distro ubuntu, dan menggunakan versi deb-nya. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. Pertama pastikan ubuntu telah terinstall dengan baik dan benar (hehe …).
  2. Install apache http server sudo apt-get install apache2
  3. Install php untuk server apache sudo apt-get install php5
  4. Install mysql server database sudo apt-get install mysql-server
  5. Install mysql untuk apache server sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql
    sudo apt-get install php5-mysql

    sudo apt-get install phpmyadmin (optional)

Nah, setelah proses penginstallan selesai, sekarang masuk ke tahap pengecekkan, apakah sudah terinstall dengan benar atau belum. Untuk pengecekannya adalah sebagai berikut.

  1. Restart server apache terlebih dahulusudo /etc/init.d/apache2 restart
  2. Cek servis apache melalui browser, ketikkan alamat berikut http://localhostBila sudah terbuka sebuah halaman maka penginstallan apache sudah benar
  3. Cek servis php apakah sudah terintegrasi dengan benar atau belum. Caranya adalah dengan membuat sembarang file php di folder /var/www/. Listing programnya adalah :<?php
    phpinfo();
    ?>

Setelah di save, silahkan dibuka di browser. Jika di browser sudah tertampilkan data-data tentang php maka servis php sudah berjalan.

  1. Cek servis mysql apakah sudah terintegrasi dengan php atau belum. Caranya buat sembarang file php di /var/www/. Listing programnya adalah :

    <?php
    $connect=mysql_connect(”localhost”,”root”,””);
    if($connect){
    echo “sukses”;
    }else{
    echo “gagal”;
    }
    ?>

Setelah di save, kemudian buka di browser. Jika tampil tulisan sukses maka php dan mysql sudah terintegrasi dengan benar. Jika muncul tulisan gagal, maka php dan mysql belum terintegrasi dengan benar.

  1. Cek phpmyadmin (optional) apakah sudah berjalan atau belum. Buka alamat berikut di browser :http://localhost/phpmyadmin

Masukkan root untuk user, sedangkan password tidak perlu di isi, karena default penginstallan password mysql belum di set, jadi tidak perlu password. Jika berhasil login maka phpmyadmin sudah terinstall dengan benar.

Nah, tadi itu cara menginstall sebuah web server berbasis LAMP. Cara di atas hanyalah cara standar, artinya konfigurasinya hanya dilakukan seperlunya, jadi belum ada set password mysql, setting domain, dll. Jadi hanya untuk basic saja, untuk selanjutnya silahkan pelajari sendiri lebih lanjut, hehehe …..


May 30th, 2009 |

Tags: apache, lampp, ubuntu server, web server




SMSan Lewat PC

Animasi, Grafis & Multimedia No Comments »

Bahagialah kalian yang pake HP Sony Ericsson (sudah saya coba dan silahkan coba merk2 lain), ternyata selain kita bisa smsan lewat hp yang keypadnya numeric kita juga bisa sms lewat PC dilinux (Ubuntu yang sudah saya coba) ada software yang namanya Wammu sebenarnya bukan sms aj yang qta bisa dari Wammu ada fungsi lain sepertihapus/tulis contact, calender dll langkah awalnya –> coneksikan HP kamu denganPC > langsung ada menu configurasi dan seperti biasa next2 sampai finish (klo g langsung muncul buka d menu Wammu>>PhoneWizard)

dan untuk yang punya HP merk lain jangan khawatir di salahsatu langkah konfigurasinya ada juga untuk merk Noki, Siemen, samsung, Alcatel, sharp, dan juga HP yang berbasis Symbian, klo merk blum terdaftar coba dulu jangan putus asa

NB: saya sama sekali tidak memerlukan install driver apapun untuk lakukan koneksi ini

dan yang paling terakhir salam kenal dan “Be Free with LINUX” (fbi_koko)


May 30th, 2009 |

Tags: pc, smss




Internet Connection Sharing (ICS) Dengan Mudah Menggunakan Firestarter

Networking No Comments »

Pada artikel sebelumnya, saya telah membahas mengenai cara membangun Server Internet Gateway atau dalam bahasa sederhana kita sering sebut dengan Internet Sharing dengan mengatur firewall bawaan Linux (Iptables) secara manual.

Namun, jika anda ingin melakukan sharing Internet dengan mudah tanpa perlu menggunakan command line, anda bisa menggunakan software bantu yang bernama Firestarter. Software ini bisa membantu anda mengatur sharing Internet dengan memanfaatkan Iptables.

Untuk menginstall Firestarter, anda bisa install paket bernama “firestarter” melalui APT dengan perintah command line seperti berikut :

Ingat! Jalankan dalam mode root

# apt-get install firestarter

Setelah semua paket terinstall, jalankan Firestarter melalui menu Applications | Internet | Firestarter (Pada GNOME), atau ketik perintah “firestarter” melalui terminal dengan user root (ingat ketik perintah “xhost +” sebelum masuk ke mode root agar firestarter bisa berjalan). Maka akan muncul sebuah wizard yang akan membimbing anda dalam melakukan sharing internet.

Pada langkah pertama, anda bisa klik tombol “Forward” untuk melanjutkan.

Pada langkah kedua, tentukan device jaringan yang digunakan untuk koneksi Internet. Jika nomor IP dari koneksi yang tersambung ke device jaringan yang anda pilih ditentukan oleh DHCP Server, anda bisa beri centang pada opsi “IP Address is assigned via DHCP”. Sedangkan bagi anda yang menggunakan koneksi modem, dan ingin firewall aktif pada saat modem tersambung dengan ISP, anda bisa centang pada opsi “Start the firewall on dial-out”. Setelah semua selesai, klik tombol Forward.

Pada langkah ketiga, beri centang pada “Enable Internet connection sharing” untuk mengaktifkan sharing koneksi internet. Lalu tentukan device jaringan yang tersambung ke komputer client pada combo box “Local area network device”. Jika di komputer anda telah terinstall DHCP Server, anda bisa beri centang pada “Enable DHCP for local network” agar pemberian nomor IP pada komputer client dilakukan secara otomatis. Setelah itu, klik Forward.

Pada langkah keempat anda bisa beri centang pada “Start firewall now” dan klik tombol Save untuk mulai menjalankan firewall dalam modus Internet Connection Sharing.

Sebelum melakukan koneksi internet di client, terlebih dahulu anda harus menentukan nomor IP saja yang boleh mengakses internet beserta port mana saja yang bisa mereka akses. Untuk itu, pada jendela utama Firestarter, klik pada tab Policy.

Pada Inbound Traffic Policy, tambahkan nomor IP yang diperbolehkan untuk sharing Internet dengan cara klik kanan pada kotak “Allow connection from host” lalu klik menu Add Rule. Lalu berikan IP yang diperbolehkan untuk akses internet. Anda bisa memberi IP secara spesifik (misalnya 192.168.0.3) atau nomor IP secara umum (Misalnya 192.168.0.0 untuk komputer bernomor IP 192.168.xxx.xxx). Ulangi langkah tersebut untuk nomor IP yang kedua dan selanjutnya. Setelah itu, anda bisa menambahkan port / layanan apa saja yang bisa diakses oleh client dengan cara klik pada kotak kosong bagian tengah, lalui klik tombol Add Rule, lalu pilih port / service yang boleh diakses oleh client. Ulangi langkah yang tadi disebutkan untuk port / service yang kedua dan selanjutnya.

TIPS : Untuk keperluan Internet, cukup berikan rule untuk service : HTTP, HTTPS, DNS, FTP, IMAP, POP3, SMTP, dan BitTorent

Sekarang, klik pada combobox Editing dan pilih Outbound Traffic Policy. Setelah itu, klik pada opsi “Permissive by Default, blacklist traffic”. Jika diperlukan, anda bisa isi daftar blacklist yang disediakan. Setelah semua selesai, klik pada menu Policy | Apply Policy untuk menerapkan perubahan.

Sekarang, client bisa melakukan koneksi internet melalui server internet sharing. Jika menggunakan DHCP Server, atur DHCP Server dengan gateway sesuai dengan nomor IP server dan IP DNS Server yang sesuai dengan yang digunakan di server. Sedangkan jika tidak ada DHCP Server, atur Nomor IP client, Gateway dan IP DNS server secara manual pada komputer client.

sumber:http://debuntutorial.blogspot.com


May 30th, 2009 |

Tags: firestarter, ics, internet ubuntu




Driver Printer Canon i255

System Tools No Comments »

Cara install Driver Canon 1255 di Ubuntu

  1. Install Driver
    • Buka terminal dan masuk ke folder lokasi driver
    • Kode: cd /home/ubuntu/Desktop/i255

    • Install semua file
    • ( libglib1.2_1.2.10-17build1_i386.deb, libgtk1.2-common_1.2.10-18_all.deb, libgtk1.2_1.2.10-18_i386.deb, bjfiltercups_2.3-1_i386, bjfilteri255_2.3-1_i386, libpng3_1.2.15~beta5-2build1_all.deb, bjfilter-2.2_1-1_i386.deb, libcnbj-2.2_0-1_i386.deb, bjfilter-2.4_1-2_i386.deb, libcnbj-2.4_0-1_i386.deb, bjfilter-2.5_1-1_i386.deb, libcnbj-2.5_0-1_i386.deb, bjfilter-2.6_1-1_i386.deb, libcnbj-2.6_0-1_i386.deb )
      Kode : sudo dpkg -i *.deb

  2. Tambahkan symbolic link
    • Kode :
    • cd /usr/lib
      sudo ln -s libcnbpcmcm182.so.6.03.1 libcnbpcmcm182.so
      sudo ln -s libcnbpess182.so.1.4.0 libcnbpess182.so
      sudo ln -s libpng.so.3 libpng.so.2
      sudo ln -s libtiff.so.4 libtiff.so.3
      sudo ln -s libcnbpcnclapi182.so.3.0.0 libcnbpcnclapi182.so
      sudo ln -s libcnbpcnclbjcmd182.so.3.0.0 libcnbpcnclbjcmd182.so
      sudo ln -s libcnbpcnclui182.so.3.0.0 libcnbpcnclui182.so

  3. Buka System → Administration → Printing → New Printer, pilih Canon i255 USB #1 (clicked Forward)
  4. Pilih Provide PPD file
  5. Arahkan ke /usr/share/cups/model/canoni255.ppd
  6. Pilih canoni255.ppd → Open
  7. Beri nama i255 → Apply
  8. Restart komputer
  9. Printer siap digunakan

May 30th, 2009 |

Tags: driver canon, driver linux, driver printer, driver ubuntu




Ikan Berenang di Desktop GNOME

Artiel Lain No Comments »

Ingin menjadikan desktop GNOME Ubuntu anda menjadi aquarium? Silahkan coba langkah-langkah berikut :

  1. Tekan tombol ALT+F2
  2. Ketikkan “free the fish” tanpa tanda kutip
  3. Anda akan melihat ikan berenang-renang di desktop anda dan akan pergi jika anda klik

Atau

  1. Klin kanan pada panel GNOME
  2. Pilih About GNOME
  3. Setelah muncul dialog About, takan tomol F 3x

Selamat mencoba


May 30th, 2009 |

Tags: easter egg, gnome




Driver Printer Epson LX-300

System Tools 1 Comment »

Berikut ini langkah-langkah menginstall driver ptinter Empson LX-300 di sistem Linux Ubuntu

  1. Buka System → Administration → Printing → New Printer, idiselect connection Device pilih Gutenprint parallel port #1, pilih epson, klik Forward
  2. Pilih PPD file
  3. Download PPD file dari Epson-Dot Matrix-epson.ppd
  4. Beri nama LX-300 dan klik Apply
  5. Properties pada printer dan klik chage pada model
  6. Pilih “Select Printer from Databese”  dan Epson → Forward
  7. Pilih “Dot Matrix” dan “Epson the Teat of Matrix Foomatic/eps9mid” → Forward
  8. Pilih “Use the new PPD (Postscript Printer Description) the USA is” → Forward
  9. Apply
  10. Pilih resolusi 240×216.dpi. → Apply

May 30th, 2009 |

Tags: driver epson, driver printer




Previous Entries
  • Chat Dengan Kami

    Admin
  • Categories

  • Log In

    • Register
    • Lost your password?
  • Partner

    • Jasa SEO
    • Konsep Advertising
    • www.99grup.com
Copyright © 2010 KlubLinux.Com : Belajar Linux | Install Linux | Setting Linux | Driver Linux | Komunitas Linux | Migrasi All Rights Reserved
XHTML CSS Log in
Wp Theme by i Software Reviews
Proudly Powered by Wordpress